Read Article

  • Home
  • /
  • Read Article

Coba Gipsum Sebagai Dinding Untuk Tahan Gempa

Administrator

Tips

(5)


storage/artikel/gypsum-dinding99.jpg

05 Sep


Proses membangun rumah memang dibutuhkan perhitungan yang tepat. Mulai dari pilihan material apa saja yang digunakan hingga pertimbangan bahan-bahan yang kuat. Bila Anda tinggal di wilayah yang rentan akan gempa, pilihan bahan yang kuat tentu jadi pertimbangan utama baik untuk interior maupun eksterior hunian.

 

Di Indonesia bahan tembok rumah area interior masih menggunakan batako, semen, dan pasir. Namun tahukah Anda kini gypsum pun yang biasa dipakai dibagian atas bangunan kini mulai dipakai pada area dinding interior?

Salah satu keunggulan gipsum atau drywall (tembok kering) ada pada beratnya. Material ini lebih ringan dari bata biasa. Keringanan tersebut membuat pergerakan drywall lebih fleksibel saat terjadi bencana gempa dibandingkan dengan tembok beton.

Menurut Hantarman Budiono dikutip melalui laman property kompas,”Contoh, kenapa dari bata merah menjadi bata ringan, karena berusaha mendapatkan tembok dengan berat yang makin ringan. Dengan drywall, dari bata (perbandingan) beratnya tinggal 1/10,"

 

Fleksibilitas drywall juga terlihat, terutama karena kemudahaannya dipasang dan membentuk dinding. Hantarman menambahkan,"Justru sangat dibutuhkan, bahwa internal wall kita sudah nggak perlu batu bata. Kita hanya perlu pakai drywall dan sudah bisa membentuk ruangan,"

 

Walau lebih ringan, lanjutnya, ketahanan gipsum sanggup menahan beban berat hingga 130 kg. Untuk membuktikan itu, pada BCI Asia Awards 2017, Gyproc Saint Gobain memajang percobaan dengan menggantung motor seberat 130 kg pada drywall Habito. Dinding itu tetap bertahan tanpa kerusakan.

 

Adapun keunggulan gipsum lainnya adalah lebih mudah dipotong, diperbaiki, dan mudah dimuluskan kembali. Misalnya, jika ingin memasang televisi di dinding drywall, Anda bisa langsung mengebor dinding tersebut tanpa repot mencari tulang dinding. Pun, jika mau dipindahkan, Anda bisa lansung mencopot, dan bagian yang berlubang dengan mudah dapat ditutup.

 

Kelebihan-kelebihan itulah yang membuat gipsum atau drywall sudah populer digunakan di luar negeri, seperti Eropa. Dinding ini pun sekarang mulai banyak dipakai di Asia. "Di Singapura hampir semua bangunan interior wall-nya adalah drywall," kata Hantarman.

 

Source : property.kompas

Share

Search Article

Category Article

Popular Article